BULETIN UQUUDU LUJAIN FII BAYAANI HUQUUQUZZAUJAINI

BAB I

Assalamu’alaikum wr wb.

Shahabat-shahabat yang dirahmati oleh Alloh swt,Alhamdulillah segala puji tersanjung kehadirat Alloh swt Sholawat dan salam selalu terlimpahkan kepada sayyidina Muhammad Saw besrta keluarganya dan para shahabat ,sejumlah bilangan semua perkara yang diketahui Alloh.

“Amma ba’du”. izinlah kami menulis buletin ini dengan suatu pegangan kitab,yang insya Alloh kami ambil dari kitab “UQUUDU LUJAIN FII BAYAANI HUQUUQUZZAUJAINI”

Kami sangat berharap memperoleh pertolongan Allah ,keikhlasan ,diterima dan bermanfa’at dalam segala hal yang berkaitan dengan risalah yang kami tulis ini, semata karena kemuliaan sayyidina Muhammad Saw para istrinya anak cucunya dan golongan beliau .Risalah ini kami hadiahkan kepada kedua orang tua kami ,dengan harapan memperoleh pengampuan dari Alloh ,dan mudah-mudahan derajatnya ditinggikan . Sesungguhnya Alloh Swt adalah dzat yang maha luas pengampunan Nya  dan dzat Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

HAK-HAK ISTRI TERHADAP SUAMI

Alloh SWT berfiman sebagaimana tersebut dalam Surat An-Nisaa ; Ayat 19: “WA ‘AASYIRUUHUNNA BILMA’RUUFI”

Artinya : ” Dan pergaulilah mereka (istri-istrimu)dengan baik ”

Yang dimaksud adalah pergaulan secara adil.Baik dalam pembagian giliran (kalau kebetulan polygami),pemberian belanja dan berperangai baik dalam ucapan dan tindakan.

Dalam Surat Al-Baqoroh ayat 228 diterangkan:

Artinya : ” Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajiban nya menurut cara yang ma’ruf. Akan tetapi para suami mempunyai suatu tingkatan kelebihan daripada istrinya.”

Diriwayatkan dari nabi Saw bahwa, saat beliau menunaikan haji wada’ belau bersabda :Setelah belau mamuji Alloh Swt dan menyanjung-Nya serta memberi petuah pada kaum muslimin yang hadir ,Beliau melanjutkan sabdanya: “Ingatlah, berikanlah wasiat kepada para wanita secara baik,karena mereka hanyalah sebagai tawanan dihadapanmu.Sesungguhnya kalian tidak memiliki apapun dari mereka kecuali kebaikan .kecuali jika mereka itu(wanita) datang dengan mambawa perbuatan buruk yang jelas. Kalau wanita melakukan perbuatan tercela, maka berpisahlah sebatas tempat tidur dan pukullah dengan pukulan yang tidak membahayakan. Kalau istimu mentaati maka kamu jangan mencari alasan lain untuk mengusiknya. Ingatlah sesungguhnya kamu mempunyai hak atas istri dirimu. Diantara hak kalian atas istri-istrimu adalah melarang istrimu menggelar tikarmu terhadap orang yang tidak kamu sukai dan tidak mengijinkan istri-istrimu memasukkan orang yang tidak kamu sukai .Ingatlah ,bahwa diantara hak-hak istrimu adalah memberi pakaian yang baik kepadanya dan demikian pula dalam hal makanannya.”

BAB II

Assalamu’alaikum wr.wb

Insya Alloh ini tulisan lanjutan dari kitab “UQUDULUJAIN”

Rosululloh Saw bersabda:

Artinya: ” Hak istri atas suami adalah mamberi makan kepadanya jika ia(suami) makan, memberi pakaian kepadanya apabila ia(suami) berpakaian,dan jangan menampar wajah,jangan menjelek-jelekan dan jangan membiarkan (memisahkannya) kecuali dalam hal tempat tidur. (riwayat Thamrani dari Muawiyah bin Haidah).

Rosulloh Saw bersabda:

“AYYUMAA ROJULIN TAZAWWAJA IMROATAN ‘ALAA MAAQOLLA MINALMAHRI AU KATSURO LAISYA  FII NAFSIHI ANYUADDIYA HAQQOHAA KHODDA’AHAA FAMAATA WALAM YUADDI ILAIHAA HAQQOHAA LAQIYALLOHA YAUMAL QIYAMATA WAHUWA ZAARIN”

Artinya: “Siapapun orang laki-laki yang menikahi seorang wanita dengan maskawin yang hanya sedikit atau banyak,tetapi dirinya berniat untuk tidak memenuhi hak-hak istri (ya’ni bermaksud menipunya) lalu lelaki itu mati hingga belum pernah memenuhi hak-hak istrinya ,maka dihari kiamat kelak ia akan menghadap  Alloh Swt dengan menyandang predikat sebagai penzina.”

Rosulloh Saw bersabda:

“INNA MIN AKMALIL MU’MINIINA IIMAANAN AHSANUHUM KHULUQON WAALTHOFUHUM BIAHLIHII .”

ARTINYA:”Sesunguhnya diantara kesempurnaan keimanan orang mukmin adalah mereka yang lebih bersikap kasih sayang (berlaku lemah lembut) terhadap istrinya.” (riwayat Turmudzi dan Hakim dari Aisyah).

BAB III

Rasulullah SAW bersabda:

“KHOIRUKUM LIAHLIHII WA ANA KHOIRUKUM LI AHLII.”

Artinya : ” Sebaik-baik orang diantara kamu adalah mereka yang paling bagus terhadap istri-istrinya. Dan aku adalah orang yang terbaik diantaramu terhadap keluarga (istri-istri)ku.” (Riwayat Ibnu Hibban).

Dalam riwayat lainnya dikatakan :

Artinya : ” Sebaik-baik orang diantara kamu adalah mereka yang paling bagus terhadap istri-istrinya, dan aku adalah orang yang lebih bagus diantaramu terhadap istri-istriku.”

Rasulullah SAW bersabda :

“MAN SHOBARO’ALA SUUI KHULUQI IMROATIHII A’THOOHU ALLAHU MINAL AJRI MITSLAMAA U’THIYA AYYUUBU ‘ALAIHISSALAAMU’ALA BALAA IHI WA MAN SHOBAROT ‘ALASUI KHULUQI ZAUJIHAA A’THOOHALLAHU MINAL AJRI MITSLATSAWAA BI AASIYATA IMROATA FIR’AUNA.”

Artinya : ” Barang siapa bersabar atas keburukan kelakuan istrinya maka Allah SWT akan memberi pahala kepadanya seperti pahala yang pernah diberikan Allah SWT kepada Nabi Ayyub AS atas cobaan yang diterimanya. Dan barang siapa bersabar atas keburukan kelakuan suaminya maka Allah SWT memberi pahala kepadanya seperti pahala yang pernah diberikan kepada Asiyah istri Fir’aun.”

Perlu diketahui bahwa cobaan yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Ayyub AS adalah terdiri dari empat macam cobaan. Meliputi cobaan atas kebangkrutan (pailit) kekayaannya, kematian semua anak-anaknya, kerusakan pada tubuhnya dan diasingkan oleh masyarakat kecuali hanya istrinya saja yang setia menemani.

Kehancuran harta kekayaan Nabi Ayyub AS terdiri dari unta, sapi, kambing, gajah, khimar (keledai). Kekayaan lain milik  Beliau adalah 500 hektar tanah persawahan, semuanya digarap oleh 500 orang, pada setiap orang mempunyai anak  istri. Pengikut Beliau terdiri dari 3 golongan semua telah beriman dan masih  berusia muda.

Iblis yang diberikan kekuasaan oleh Allah SWT dapat turun naik dari bumi ke langit sewaktu dikehendaki, mempunyai maksud naik ke langit. Tiba-tiba Iblis mendengar para malaikat membaca Sholawat atas Nabi Ayyub AS. Saat itu juga timbullah rasa Hasud di dalam hatinya. Ia berkata memohon kepada Allah SWT:

” WAHAI TUHAN, SEKARANG INI AKU MEMANG TELAH MENYAKSIKAN SENDIRI HAMBA-MU AYYUB SANGAT RAJIN BERSYUKUR SERAYA MEMUJI KEPADA-MU. TETAPI KALAU ENGKAU MEMBERI COBAAN KEPADAKU TENTU DIA TIDAK AKAN BERSYUKUR DAN TIDAK PULA MENTAATINYA.

Allah SWT berfirman kepada Iblis:

” BAIK, SILAKAN KAMU MERANGKAP. SEKARANG AKU BERI KEKUASAAN KEPADAMU UNTUK MENCOBA AYYUB AS MELALUI HARTA KEKAYAANNYA.”

Iblis berangkat. Ia mengumpulkan semua anak buah terdiri dari syaitan dan  jin ia katakan kepada mereka: ” SEKARANG AKU TELAH DIBERI WEWENANG UNTUK MENCOBA AYYUB AS MELALUI HARTANYA.”

Lebih lanjut iblis berkata lagi :

” IFRIT, SEKARANG  KAU KUBERI TUGAS MEMBAKAR TEMPAT PENGGEMBALAAN UNTA-UNTA MILIK AYYUB AS DAN SEKALIGUS MEMBUNUH SEMUA UNTA-UNTA ITU. LAKSANAKAN  !”

Iblis datang menjumpai Ayyub AS, saat mana ketika itu Beliau sedang melaksanakan sholat. Iblis berkata kepadanya: ” TEMPAT PENGGEMBALAAN UNTA-UNTAMU TERBAKAR, DAN SELURUH UNTA MILIKMU IKUT TERBAKAR PULA.”

Apa kata Nabi Ayyub AS: ” ALHAMDULILLAH. ALLAH SWT SENDIRI YANG MEMBERIKAN KEKAYAAN ITU KEPADAKU DAN HANYA DIA SAJA YAMG BERHAK MENGAMBIL KEMBALI.”

Iblis tidak berhenti sampai disitu. Ia meningkat lagi pada kekayaan yang lain. Ia hancurkan semua kambing milik Nabi Ayyub As, berikut tempat penggembalaannya. Ia datang ke Nabi Ayyub As seraya memberitahukan peristiwa itu.

“ANGIN PANAS TELAH MENGHANCURKAN KEBUNNYA, TIDAK ADA YAMG TERSISA SEDIKITPUN,” kata iblis sehabis merusak semua kebun milik Nabi Ayyub AS. Apa kata Nabi Ayyub As. ” ALHAMDULILLAH …” kemudian Beliau memuji Allah SWT dan  menyanjung-Nya.”

sampe di bab III dulu… bab IV akan di lanjut….!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: